Tim Omnia · 5 September 2026 · Aplikasi bisnis
Rapikan identitas produk terlebih dahulu
Satu barang perlu memiliki identitas yang konsisten di katalog, kasir, dan persediaan. Periksa SKU, barcode, nama, serta satuannya. Hindari membuat produk baru hanya karena penulisan nama berbeda. Jika toko menjual beberapa ukuran atau kemasan, tentukan aturan pencatatannya sebelum memasukkan stok awal agar laporan tidak memecah barang yang sebenarnya sama.
Uji transaksi dengan scanner yang digunakan
Bawa contoh barcode saat demo dan periksa kecocokan perangkat. Coba produk dengan barcode, produk tanpa barcode, serta barang dengan harga yang perlu diperiksa ulang. Pastikan operator memahami bagaimana menemukan produk dan menyelesaikan transaksi. Keberhasilan satu pemindaian belum cukup; uji satu keranjang belanja dengan beberapa jenis barang.
Gunakan stock opname untuk meninjau selisih
Tetapkan waktu penghitungan fisik dan siapa yang bertanggung jawab memeriksa hasilnya. Bandingkan stok fisik dengan catatan sistem, kemudian telusuri transaksi atau kesalahan data yang berkaitan. Stock opname bukan sekadar mengganti angka sampai sama. Proses pemeriksaan perlu menghasilkan penjelasan agar selisih serupa dapat dikurangi pada periode berikutnya.
Pilih paket berdasarkan cara kerja toko
Catat kebutuhan supplier, promo, loyalty, laporan pemilik, dan cabang. Evaluasi Omnia Retail melalui katalog produk, Barcode POS, inventory, serta stock opname sesuai tier. Toko dengan beberapa operator juga perlu memeriksa pembagian role. Gunakan satu contoh hari operasional untuk menguji hubungan penjualan dan stok sebelum memindahkan data toko yang sebenarnya.